| E-ISSN |
|
| POLICIES AND PROCEDURES |
| Editorial Team |
| Reviewer Team |
| Peer Review Process |
| Focus and Scope |
| Publication Ethics |
| Author Guidelines |
| Publication Frequency |
| Open Acces Policy |
| Open Acces Statement |
| DOI Policy |
| Archive Policy |
| Retraction Policy |
| COI Policy |
| AI Usage Policy |
| Repository Policy |
| Privacy Policy |
| Policy of Screening for Plagiarism |
| Copyright Terms |
| Journal License |
| Author Fees |
| MAKE A SUBMISSION |
| Author Guidelines |
| Submissions |
| INDEXING |
|
|
| INFORMATION |
| For Readers |
| For Author |
| For Librarians |
| TOOLS |
|
|
|
| |
Retraction Policy
Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia berkomitmen untuk menjaga integritas rekam ilmiah dan kualitas publikasinya. Oleh karena itu, artikel yang telah diterbitkan dapat ditarik (retracted) apabila ditemukan pelanggaran serius terhadap etika publikasi.
Alasan Penarikan Artikel
Artikel dapat ditarik dalam kasus:
- Plagiarisme atau publikasi ganda
- Fabrikasi atau manipulasi data
- Kesalahan serius yang membatalkan hasil dan kesimpulan penelitian
- Pelanggaran etika penelitian (misalnya, tidak adanya persetujuan etik)
- Penggunaan data atau konten tanpa izin
- Konflik kepentingan yang tidak diungkapkan
Prosedur Penarikan
- Editor menerima laporan atau mengidentifikasi potensi pelanggaran
- Editor melakukan investigasi, termasuk komunikasi dengan penulis
- Jika diperlukan, jurnal dapat berkonsultasi dengan reviewer atau institusi terkait
- Keputusan akhir penarikan dibuat oleh Editor-in-Chief berdasarkan bukti yang tersedia
Pelaksanaan Penarikan
- Artikel tidak akan dihapus dari sistem jurnal, tetapi akan ditandai dengan jelas sebagai "Retracted"
- Alasan penarikan akan dijelaskan secara terbuka melalui retraction notice
- Artikel asli tetap dapat diakses untuk memastikan transparansi
Koreksi dan Klarifikasi
Jika permasalahan bersifat minor dan tidak mempengaruhi temuan utama, jurnal dapat menerbitkan:
- Koreksi (Erratum/Corrigendum), atau
- Pernyataan Keprihatinan (Expression of Concern), jika investigasi masih berlangsung
Standar Etika
Kebijakan ini mengikuti panduan Committee on Publication Ethics (COPE).